Episode 18 Enchantred Part II

“Enchan … tred? Apa itu? Terdengar keren.”

“Kau tidak mengerti, ini teknik kuno yang sudah tidak digunakan di akademi.”

Canis menggelengkan kepala karena terpaksa mengajarkan ini. Meskipun dia bisa saja untuk menyembunyikan teknik ini dan memaksa Lyto untuk menggunakan mantra, tapi tentu saja itu tidak akan membuat Lyto berkembang.

Lyto adalah makhluk posisi puncak dalam hal kebodohan sehingga akan mustahil baginya menguasai mantra, bahkan untuk mantra tingkat menengah, Canis akan ragu Lyto bisa merapalkannya.

Jadi, satu-satunya cara agar Lyto dapat berkembang sebagai penyihir adalah mengajarkannya teknik terlarang itu. Mengapa dikatakan teknik terlarang? Tidak ada yang tahu pasti, kemungkinan besar karena tidak ada penyihir yang mampu menguasainya karena diwajibkan memiliki mana yang besar dan fisik yang luar biasa.

Sebelumnya teknik sihir [Enchantred] termasuk dalam kurikulum di akademi sihir, tetapi sudah dihapuskan sejak lebih dari 70 tahun lalu. Sehingga pengguna teknik sihir ini dapat dihitung dengan jari.

“Jadi, apa itu teknik [Enchantred]?”

“Sebelum itu, aku akan menjelaskan lebih dulu tentang dasar teknik sihir. Pada mulanya, teknik sihir terbagi ke dalam 2 teknik yang pertama adalah [Created] dan yang kedua adalah [Enchantred].”

Melihat Lyto yang begitu antusias dan serius mendengar penjelasannya, Canis melanjutkan perkataannya.

“Teknik [Created] merupakan teknik yang banyak digunakan saat ini, dikatakan teknik [Created] karena para penyihir menciptakan sebuah sihir melalui perantara alat sihir. Seperti halnya ketika aku mengeluarkan [Fire Arrow], itu termasuk teknik [Created] karena aku menciptakan bola-bola api yang ditembakkan melalui staf kayu milikku. Adapun [Enchantred] adalah teknik penggabungan dimana penyihir menggunakan tubuhnya sendiri sebagai perantara. Pada dasarnya teknik ini mengandalkan kemampuan fisik sang penyihir yang diimbangi kemampuan memanipulasi mana yang baik. Selain itu teknik [Enchantred] tidak memerlukan mantra untuk pengaktifannya. Tapi ada sisi buruk dari teknik itu.”

“Sisi buruk?” Tanya Lyto sambil menelan ludah.

“Seperti yang kukatakan, teknik ini menggunakan tubuhmu sendiri sebagai perantara sehingga dampak kerusakan yang dialami ketika menggunakan sihir atau menerima sihir lawan akan merusak tubuhmu secara perlahan, jika kau menggunakan staf maka ketika staf itu rusak atau hancur bisa diganti dengan yang baru, tetapi ketika tubuh yang rusak maka tidak dapat terganti. Namun, kekuatan teknik ini sangat kuat bahkan kau bisa merubah tubuhmu sepenuhnya menjadi elemen sihir. Tentu saja nyawamu sebagai taruhannya.”

Lyto hanya diam dengan wajah membiru, dia tidak tahu bahwa efek teknik itu begitu berbahaya. Tapi dia juga tidak bisa mundur setelah apa yang sudah dia perjuangkan selama ini, jika dia berhenti sekarang akan menjadi sia-sia seperti yang sudah Canis katakan sebelumnya. Dengan ragu-ragu dia membuka mulutnya dan bertanya pada Canis.

“Apa aku bisa menggunakan pedang ini sebagai perantara?” Lyto menunjukkan longsword putih miliknya

“Aku tidak tahu karena belum pernah ada yang menggunakannya,” balas Canis sedikit murung.

“Tidak tahu bukan berarti tidak bisa ‘kan?”

“Maksudmu?”

Canis sedikit bingung dengan maksud perkataan Lyto. Dia tidak dapat menebak apa yang akan Lyto lakukan, karena dia tidak mungkin menggunakan teknik [Created] kemungkinan dia ingin memaksakan menggunakan teknik [Enchantred]. Tapi Canis masih tidak mengerti jalan pikiran Lyto.

“Kau mengatakan jika teknik [Enchantred] menggunakan tubuhmu sebagai perantara. Lalu bagaimana jika aku menggunakan pedangku sebagai perantara? Kau mengatakan tongkat kayu itu mentansmisikan mana dari tubuhmu dan menciptakan sihir, lalu bagaimana jika aku mentansmisikan mana ke dalam pedangku? Aku tidak perlu menciptakan sihir. Namun, aku menggunakan teknik [Enchantred] bukan kepadaku tapi ke pedangku, sehingga kerusakan yang diterima akan beralih ke pedangku.”

Canis membuka matanya lebar mendengar penjelasan Lyto. dia tidak pernah berpikir Lyto dapat memikirkan ide seperti itu dan sepertinya Lyto sangat yakin dengan apa yang diucapkannya. Tapi tetap saja bagi Canis hal itu mustahil dilakukan.

Pertama, Jika kau mentansmisikan mana ke benda lain maka benda itu akan hancur karena tidak kuat menerima transmisi mana yang besar, apalagi digunakan sebagai alat untuk menyerang dan bertahan sekaligus. Berbeda dengan staf yang digunakan hanya sebagai perantara, meskipun staf akan tetap mengalami sedikit kerusakan jika digunakan terus-menerus.

Lalu, kau tidak akan bisa menahan kekuatan sihir yang ditransmisikan ke benda, jika tidak dilepaskan maka fisikmu tidak akan kuat menahannya dan akan merusak tubuhmu. Sama halnya ketika menggunakan staf pada teknik [Created], jika kau menciptakan sihir tanpa segera melepaskannya atau jika sihir diluar kendali maka akan merusak tubuhmu sendiri.

Pada intinya, akan sulit merealisasikan keinginan Lyto untuk menggunakan pedangnya karena mungkin akan merusak tubuhnya sendiri, sehingga Canis dengan keras menolaknya.

“Kau tidak akan bisa melakukan itu, tubuhmu tidak akan mampu menahannya.”

“Lalu apa kau pernah melihat penyihir menggunakan teknik [Enchantred], bagaimana cara dia bertarung? Jika dia merubah dirinya menjadi elemen sihir seperti yang kau katakan maka dia tidak akan dengan mudah menggunakannya dipertarungan bahkan mungkin itu adalah pilihan terakhir karena menyangkut nyawanya, lalu bagaimana dia mengalahkan lawannya?”

“Itu … aku belum pernah melihatnya, aku hanya pernah mendengar salah satu anggota kerajaan dapat menggunakan teknik ini dan dapat menahan serangan api dengan tubuhnya tanpa terluka, tapi aku belum pernah melihatnya secara langsung. Dan dia sudah wafat beberapa tahun lalu. Aku juga belum pernah melihat orang lain ada yang dapat menggunakan teknik ini meskipun dikatakan masih ada beberapa yang bisa menggunakannya.”

Lyto hanya mendesah, lalu mengatakan, “Jadi, pada intinya kita hanya tidak tahu? Mungkin saja dia menggunakan senjata seperti sarung tangan besi atau semacamnya, karena tidak mungkin dia berubah menjadi elemen sihir disetiap pertarungan, jika dia menggunakannya bukankah dia mati setiap kali bertarung?”

Canis hanya terdiam mendengar perkataan Lyto. Mungkin saja yang dikatakan Lyto benar, mungkin saja argumennya selama ini salah. Meskipun Canis sudah cukup lama hidup tapi dia tidak pernah melihat orang yang menggunakan teknik [Enchantred] secara langsung. Dia hanya berargumen melihat akademi melarang teknik ini yang berarti teknik ini sangat berbahaya.

Bisa saja teknik [Enchantred] sebenarnya bukan menggunakan tubuh sebagai perantara melainkan menggabungkan mana ke benda lain seperti senjata. Jadi, [Enchantred] adalah teknik menggabungkan sihir ke suatu benda. Tapi argumen yang ini juga lemah karena dari yang dia ketahui seseorang bisa merubah tubuhnya menjadi elemen sihir dengan taruhan nyawa yang berarti teknik ini juga menggunakan tubuh sebagai perantara.

“Jadi maksudmu orang dengan teknik [Enchantred] itu menggabungkan sihirnya ke suatu benda, apa aku benar? Lalu bagaimana dengan orang yang dapat berubah menjadi elemen sihir itu? Bukankah berarti dia tidak perlu menggunakan benda seperti senjata?”

“Bisa dibilang seperti itu. Aku masih ingat kau pernah mengatakan bahwa sihir dibagi dalam 4 kelompok. Sihir tingkat rendah, tingkat menengah dan tingkat tinggi serta sihir modifikasi. Kemungkinan sihir dari teknik [Enchantred] juga sama. Aku tidak tahu apakah benar atau tidak, kemungkinan sihir yang merubah seseorang menjadi elemen sihir sama dengan penggunaan sihir tingkat tinggi karena resiko yang ditimbulkan sangat tinggi.”

“Jadi begitu.”

Canis kembali dalam lamunannya. Tatapannya kosong seperti sedang berada ditempat lain. Tapi yang ia lakukan hanyalah berpikir. Berdasarkan pemikiran Lyto, hal itu bisa saja benar, tetapi dari mana orang bodoh itu bisa memiliki pemikiran seperti itu, apakah Lyto benar-benar orang bodoh. Yang jelas, Lyto hanya ingin meyakinkan Canis agar membiarkannya menggunakan teknik itu dibanding harus menghafalkan mantra yang merepotkan.

“Tidak ada salahnya jika kita mencobanya.” Canis membuka suara.

“Benarkah? Aku sudah sangat bersemangat!”

“Tapi jika ada kemungkinan membahayakan nyawamu, kita akan hentikan dan kau harus menghafalkan semua mantra itu.”

Dengan penuh semangat Lyto mengeluarkan longsword dari sarungnya. Saat ini dia sedang menunggu arahan dari Canis tentang transmisi mana ke suatu benda. Meskipun ada kemungkinan pedang ini rusak tetapi Lyto masih ingin mencobanya.

Canis menarik nafas panjang dan memejamkan mata sesaat. Ini adalah saat yang krusial, jika Lyto gagal maka hidupnya akan bahaya. Namun, jika dia berhasil maka ini akan menjadi sebuah kemenangan besar baginya. Bagaimanapun Lyto adalah muridnya, sehingga sebisa mungkin ia tidak ingin hal buruk terjadi.

Canis mulai memberikan arahan secara perlahan. Di sisi lain, Lyto mulai berkonsentrasi dan memusatkan pikirannya pada aliran mana. Mencoba membuka gerbangnya sedikit demi sedikit, alirkan secara seimbang, kemudian pusatkan ke satu titik.

Bagian ini adalah bagian yang paling sulit karena jika terlalu sedikit mengalirkan mana, maka tidak akan mengeluarkan sihir dan jika terlalu banyak mengalirkan mana, maka akan berbalik menyerang tubuh. Canis tahu betul hal ini sehingga dia memberikan arahan dengan penuh kecemasan.

Sudah beberapa kali percobaan, tetapi selalu gagal. Bagian tersulitnya adalah mentransmisikan mana dengan jumlah yang cukup ke longsword miliknya. Karena mana dari tubuhnya tidak dilepaskan menjadi sihir seperti teknik [Created], pada teknik [Enchantred] mana yang dikirim harus cukup dan stabil untuk merubah benda itu menjadi sihir.

***

7 hari kemudian.

Lyto berdiri dengan longsword digenggam menggunakan kedua tangannya. Rambutnya berantakan dengan wajah penuh keringat. Angin bertiup cukup kencang di tepi hutan iblis. Ini sudah hari ke tujuh setelah Lyto memutuskan untuk mencoba teknik [Enchantred]. Hingga hari ini kemungkinan berhasil menguasainya adalah 50%. Sebuah kemajuan yang sangat pesat dan mengartikan bahwa argumentasinya tentang teknik ini tepat.

“Sebaiknya kau istirahat untuk mengembalikan mana mu.”

“Sepertinya begitu.”

Meskipun Canis agak ragu pada awalnya. Namun, keraguan itu berubah menjadi dukungan saat ini. Sejak kemungkinan teknik itu bisa dikuasai meski baru 10%, Canis mengatakan bahwa dia akan melakukan semampunya untuk mendukung Lyto menguasai teknik [Enchantred], hasilnya saat ini dia sudah hampir menguasai teknik yang katanya berbahaya itu.

Sebenarnya Lyto baru setengah menguasai sihir dasar dari teknik [Enchantred] atau sekedar mengirimkan mana ke pedangnya dan mengubah pedangnya di selimuti petir. Sayangnya, Lyto masih belum stabil dalam mentransmisikan mana sehingga terkadang sihir yang dikeluarkan dari pedangnya terlalu besar dan lepas kendali atau tiba-tiba kehilangan sihirnya karena kurangnya pasokan mana.

Formula untuk menstabilkan mana masih terus di cari Lyto hingga saat ini, Lyto meminta bantuan Canis tetapi dia selalu mengatakan, “Kau harus menemukannya sendiri karena itu untuk kebaikanmu sendiri.” Pada kenyataannya mungkin saja Canis tidak tahu harus bagaimana … mungkin saja.

“Dengar, yang perlu kau ingat adalah keseimbangan antara pengeluaran mana dan pasokan mana, kau terlihat cepat lelah karena mana yang kau keluarkan sangat besar. Selain itu, kau harus menggunakan kekuatan fisikmu untuk menyerang atau bertahan. Itu akan menjadi kau 2 kali lebih lelah dari kami yang hanya menggunakan mana tanpa mengandalkan fisik.”

“Ya, kau benar. Ini lebih melelahkan, tetapi ini sangat menyenangkan.” Ucap Lyto yang kembali mulai latihannya dengan penuh semangat.

Canis hanya bisa pasrah dan menunggu. Sesekali ketika sihir Lyto tidak stabil dan berbahaya dia meminta Lyto untuk berhenti. Pada dasarnya, pekerjaan Canis saat ini hanya seorang pemerhati, karena tidak memberikan masukan apapun pada Lyto. Seperti lari dari kewajibannya sebagai guru.

Dua hari berlalu, dan Lyto sudah benar-benar bisa menguasai sihir tingkat rendah dengan teknik [Enchantred] sepenuhnya. Sejauh ini sihir tingkat rendah ini hanya sebatas menyelimuti longswordnya dengan petir biru. Meskipun sihir tingkat rendah, tetapi kekuatan penghancurnya sangat berbahaya.

Dalam latihan penguasaan sihir, sihir tingkat rendah ini dalam mode bertahan dapat membelah sihir elemen lain dan menyerap sihir dari elemen yang sama. Kemudian dalam hal penyerangan, selimut petir itu dapat menghancurkan batu raksasa dalam sekali tebas serta membuat sebuah pohon menjadi gosong, tentu saja karena petir dapat melakukan hal itu.

Belum ada nama yang diberikan untuk sihir itu. Sihir petir yang menyelimuti pedang, ini baru pertama kalinya terjadi sehingga ini sihir jenis baru dan belum ditentukan namanya karena pengaktifannya pun tidak memerlukan mantra.

Pada teknik [Created], pengaktifan sihir menggunakan mantra sehingga kata kunci digunakan untuk menyingkat mantra dan kata kunci itu biasanya diambil dari nama sihir tersebut. Seperti sihir [Fire Arrow] yang merupakan kata kunci mantra sihir elemen api sebenarnya adalah nama dari sihir itu sendiri, atau [Gravity Wall] yang merupakan kata kunci mantra sihir elemen angin.

Jadi, untuk sihir tanpa mantra milik Lyto saat ini belum ditentukan namanya. Saat ini yang dilakukan Lyto hanya memberikan batasan sebesar apa mana yang ditransmisikan. Untuk sihir petir yang menyelimuti pedang termasuk sihir tingkat rendah sehingga perlu batasan untuk penggunaan mananya.

Tidak seperti teknik [Created] dimana saat sihir diepaskan, sudah ditentukan jumlah mana yang dikonsumsi. Pada kasus teknik [Enchantred], mana yang ditransmisikan ke sebuah benda akan terus-menerus dikirimkan ke benda tersebut sehingga dibutuhkan batasan seperti gerbang yang bisa dibuka-tutup.

Setelah melakukan uji coba dan mendapat pengarahan dari Canis. Akhirnya batasan itu selesai dengan kata kunci pengaktifan [Phase One]. Jadi, begitu ingin mengeluarkan sihir cukup mengaktifkan kata kunci [Phase One] sehingga mana dengan sendirinya terkirim dan sihir petir tingkat rendah terbentuk.

Setelah sukses dengan penguasaan sihir petir [Phase One]. Kini masalah yang menanti Lyto hanyalah kekuatan fisiknya.

Belum ada komentar untuk chapter ini.

Jadi yang pertama?