Chapter 12 "Bertambah"

Kami terkejut mengapa Kevin tiba-tiba ingin keluar dari klub, apakah mungkin dia tidak enak dengan anggota klub yang lain, hmm tapi itu tidak mungkin karena dia memang sudah melakukan hal yang benar, dan ternyata jawaban Kevin adalah...

“Ke-kenapa Kevin, kenapa kamu ingin keluar dari klub Ilmu pengetahuan padahal potensimu bagus di klub kita”

“Yahh untuk itu saya mohon maaf”

“Lalu apa alasanmu?”

“Alasanku adalah karena aku sudah tidak ingin menggeluti ilmu pengetahuan, dan alasan keduaku adalah karena teman-temanku yang ada dibelakangku ini, mereka yang telah membuka mataku bahwa masih banyak hal yang bisa kulakukan di dunia ini dan menurutku bukan hanya kepintaranku saja yang harus kutingkatkan menurutku banyak hal yang sama menariknya saat aku meningkatkan ilmu pengetahuanku dan itulah yang membuat keputusanku menjadi semakin yakin untuk keluar dari klub ini”

“Hmm jadi begitu yah, lalu setelah ini apa yang akan kau lakukan?”

“Aku akan bergabung dengan Klub Kost!”

“EHHH!?” Ucap kami berempat

“Hey Kevin apa kau yakin ingin ikut klub kami?” Tanya Niko

“Tentu saja kenapa tidak, aku sudah meyakini ini dengan matang bahwa aku sudah tidak terlalu terfokus pada ilmu pengetahuan, aku juga ingin tahu dunia luar seperti apa hehe”

“Syukurlah kita dapat anggota baru” ucap Tifa

“Dengan polosnya kau ngomong begitu” ucapku dalam hati

“Baiklah kalau keputusanmu memang begitu mau bagaimana lagi, semoga kamu bisa berkembang aku akan mendoakan yang terbaik untukmu, dan untuk sarannya.... terima kasih”

“Iya Pak sama-sama”

Kami langsung keluar dari ruang guru dan langsung beranjak ke ruang klub untuk penyambutan anggota baru.

Sesampainya di ruang klub

“Kevin selamat menjadi anggota baru Klub Kost!”

“Yahh terima kasih hehe”

Namun saat aku melihat Niko dia tampak terlihat murung sekali

“hoi Niko ada apa?” tanyaku

“Apakah kalian tidak menyadarinya! Aku kan juga anggota baru!!!”

“Yahh kalau itu selamat menjadi anggota baru” ucapku dengan nada rendah

Ekspresi Niko semakin murung

“Yahh anggap saja ini sambutan untukmu juga Niko”

“Yahh terserah kau Kevin aku cukup bahagia” Semakin murung

“Yahh sepertinya aku salah” ucap Kevin

“Hmm baiklah ngomong-ngomong apa kegiatan dari klub ini?”

“Yahh kalau itu sihh... masih belum ada” ucap Tiara

“APA!!!”

“Yah untuk sekarang kami masih memikirkannya” jawab Tifa

“Aghh kukira kalian sudah memiliki kegiatan karena kalian terlihat seperti sebuah kelompok klub yang kompak, pikirku begitu” Ucap Kevin dengan kecewa

“Yahh kalau itu sih yang dipikiranmu” Ucapku dengan suara kecil

Setelah lama kami berbicara dan bercanda akhirnya Kevin terbiasa dengan klub kami, dan dia merasa cocok dengan klub kami dan itu membuat klub kami lebih rame sekarang, kemudian kami memutuskan untuk kembali ke kelas masing-masing setelah mengobrol terlalu lama.

Ting Tong ~ ( suara bel sekolah berbunyi )

“Baiklah saatnya kembali ke kelas “ Ucap Niko

“Oh iya ngomong-ngomong kelas Kevin berada di kelas berapa?” Tanya Tifa

“Ehm... Aku berada di kelas !-B” Jawab Kevin

“EH!!!??” Sontak kami ber empat kaget karena kami tidak menyangka bahwa Kevin berada di kelas yang sama seperti kami

“ Eh? emangnya kenapa” Tanya Kevin heran

“Kami juga berada di kelas 1-B!” Ucap Niko

“HAH!? kenapa aku tidak pernah menyadari keberadaan kalian?”

“Yahh mungkin karena kami kurang bersosialisasi” Ucapku dengan nada sedikit rendah

“Yahh kalau itu sih parah” Jawab Kevin

“Yahh aku tidak menyangka kita ternyata satu kelas yah hehe” Ucap Kevin dengan sedikit tersenyum

Akhirnya kami semua kembali ke kelas bersama sambil bergurau di perjalanan, sampai akhirnya kami sampai dikelas dan mengikuti pelajaran sampai selesai jam terakhir pelajaran.

“Huahh! Akhirnya pelajaran selesai” Ucap Niko dengan rasa bahagia

“Ahhh akhirnya aku akan merasakan hidup di surga duniaku yaitu rumah” Ucapku dalam hati sambil tersenyum

“EH?! si Nata kenapa?” Tanya Kevin heran

“Baiklah kalau begitu aku ada merencanakan rencana bagus, yaitu kita akan merayakan kedatangan anggota baru Kevin!, yahh meskipun sebenarnya aku juga anggota baru”

“Ahh surgaku yang menghilang” Ucapku dalam hati dengan wajah yang murung

“EH? Nata kenapa?” Tanya Kevin dengan suara kecil

“Ehm? Kita akan merayakannya seperti apa?” Tanya Tifa

“He-he kalau itu sudah kupersiapkan”

Dan ternyata kami dibawa oleh Niko ke cafe langganan dia yang berada tidak jauh dari sekolah kami.

“Ahh ternyata disini, tumben rencanamu bagus” Ucap Tiara

“Hoii” Jawab Niko

“Baiklah karena ini pesta penyambutan anggota baru yang membayar semuanya adalah ketua kita yang terhormat Tiara” Ucapp Niko dengan semangat

“HAH?! Membayar semua kepalamu, aku tidak punya uang banyak untuk membayar kalian semua”

“Yahh seharusnya kau bisa menjadi ketua klub yang baik hati dengan mentraktir kami semua” Ucap Niko

“Baik hati kepalamu meledak! Aku tidak mau membayar kalian semua!”

“Yahh hahahaha” kami ber empat tertawa

Akhirnya kami merayakan kedatangan anggota baru yaitu Kevin dan Niko, sebetulnya aku juga anggota baru karena hanya berselang beberapa minggu saja dengan kedatangan mereka di klub kami, tapi ah sudahlah aku juga tidak memperdulikannya yang kupedulikan sekarang adalah klub kami yang sekarang sudah terlihat lebih ramai daripada biasanya. Sampai pada akhirnya setelah kami mengobrol dengan asyiknya sampai kami lupa waktu kami semua memutuskan untuk pulang kerumah masing-masing.

“Baiklah sekarang kita pulang kerumah atau yang basa dipanggil dengan kostan kalian masing-masing” Ucap Tiara

“Baiklah” Ucap kami semua

“Yahh terima kasih untuk malam ini yah, aku sangat bahagia” Ucap Kevin

“Santai saja itu memang harus dilakukan untuk mempererat persahabatan kita semua” Ucap Niko

“Yahh kalau begitu kami duluan yah” Ucap Tiara dan Tifa

“Baiklah” Jawab kami bertiga

Kemudian kami bertigapun berpisah pulang ke kostan masing-masing

Sampai pada hari esok dan esoknya lagi dimana kami menjalankan kegiatan seperti biasa di Klub Kost yang masih belum mempunyai kegiatan satupun dan sampai menginjak lima bulan kami masih belum mempunyai satu kegiatanpun, dan mendengar kata lima bulan itu sudah saatnya kami bersiap untuk menghadapi ujian semester yang paling tidak kusuka.

Diruangan klub

“Baiklah sekarang kita sudah mencapai waktu lima bulan dan kita masih tidak mendapatkan satu kegiatanpun” Ucap Tiara yang sedikit depresi

“Oh hei Nata bukannya kamu yang bertugas untuk memikirkan kegiatan kita?” Tanya Tiara

“Eh? kenapa langsung kau lemparkan ke aku, tentu saja aku tidak mau”

“HAH!? baiklah sekarang kau keluar dari klub!”

“Baiklah selamat tinggal”

“Tnggu dulu tadi hanya bercanda!!!”

“Ahhh, apa yang akan kita lakukan sekarang?” Tanya Kevin

“Hahh lagipula sekarang harinya panas sekali, bagaimana kalau kita ke kantin untuk membeli minuman” Ajak Niko

“Yahh baiklah kita akan memikirkan tentang kegiatan klub disana”

Dan ternyata kami tidak menemukan ide satupun, akhirnya kami semua kembali ke kelas. Setelah pelajaran selesai kami diberitahukan untuk mulai belajar mempersiapkan ujian semester dan karena itu kami semua memutuskan untuk belajar kelompok dan itu menunda tentang kegiatan apa yang akan kami lakukan di klub dan fokus untuk belajar, jadi begitulah perjalananku untuk sekarang masih tidak ada kegiatan satupun sampai hampir lima bahkan enam bulan dan itu sudah terhitung satu semester dan semoga saja di semester selanjutnya kami sudah memiliki kegiatan yang menyenangkan karena aku mulai merasa tidak enak juga kalau tidak ada kegiatan dan hanya mengobrol dan bengong saja.

Belum ada komentar untuk chapter ini.

Jadi yang pertama?